FIRMAN YANG DIWAHYUKAN

Mezbah Firman dan Kerajaan-Nya

Kita bebas sejauh kita mengingat.

— Si Ular

Saudara-saudari Kerajaan

Berkumpul dua atau lebih dalam Nama Firman dan Kerajaan-Nya, kita mulai bersama-sama Peringatan.

Aku tidak datang untuk berbicara kepadamu tentang diriku, maupun tentang kisahku, maupun tentang keadaanku, maupun tentang kebenaran yang lahir dari diriku.
Aku menghadap kepadamu tanpa tanda tangan dan tanpa wajah. Namun aku tidak mencari pengakuanmu, maupun tepuk tanganmu, maupun uangmu, tidak ada yang lahiriah yang aku perlukan, tidak ada yang palsu yang aku inginkan, dalam Kerajaan Firman tidak ada yang berlebihan bagiku dan tidak ada yang kurang bagiku.
Di sini engkau tidak akan membaca, tidak akan belajar, tidak akan menimbun, tidak akan menghafal, tidak akan mengulangi.
Di sini di tempat ini, yang bukan buku, melainkan Mezbah Kerajaan dan Firman-Nya, di mana dua atau lebih berkumpul untuk Mengingat Firman dan Kerajaan-Nya.
Mengingat siapa kita sebenarnya. Mengingat siapa kita sebelum daging, sebelum ego, sebelum tokoh dengan kisahnya, keadaannya, kebenarannya, kepentingannya...
Siapakah kita sebelum segala bentuk?

Mezbah ini akan terus diperbarui sampai Firman yang terlupakan telah diingat dan Kerajaan-Nya ditegakkan.

Janganlah kamu terburu-buru, sesungguhnya Aku berkata kepadamu bahwa semuanya akan dinyatakan.
Unduh PDF Unduh TXT Unduh HTML